Saturday, January 7, 2012

Orang Bule Buat Lagu Batak, Bahasanya Was..Wes..Wos

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
[imagetag]
Seorang musisi asal Austria, Hermann Delago, tergila-gila dengan lagu Batak sebagai musik tradisional Indonesia. Tergoda mendengar lagu-lagu Batak, ia pun membuat album bertajuk Tobatak untuk didistribusikan ke Austria dan negara lainnya pada pertengahan Januari 2012 ini.

Menurut Hermann, begitu mendengar musik Batak, dia langsung jatuh cinta. "Pertama kali datang ke Indonesia pada 15 tahun lalu, saya mendengar musik Batak. Entah kenapa saya langsung mencintai musik Batak. Saya menilai musik Batak mirip musik barat. Sangat indah," tutur Hermann.

Maka, Hermann mengajak musisi Indonesia yang sangat peduli dengan musik Batak, Viky Sianipar, untuk berkolaborasi membuat album. Dan jadilah album bertajuk Tobatak. Viky akan memasarkan album tersebut tak hanya di Indonesia, tapi juga ke mancangera.

"Album Tobatak adalah kolaborasi saya dengan Hermann. Ini album Batak pertama yang didistribusikan ke luar negeri," ujar Viky saat ditemui di studio miliknya.

Penggarapan album Tobatak dimulai sejak Agustus 2010 silam. Dalam penggarapan itu, Viky pun harus rela bolak-balik Austria-Indonesia. Dan dia merasa puas dengan hasilnya. Terlebih terdapat misi besar di dalam pembuatan album itu.

"Meski capek tapi saya puas. Ini juga sebagai langkah awal untuk mengenalkan musik Batak ke luar dan terutama untuk orang Batak sendiri yang sudah nggak bangga sama daerahnya," tegasnya. "Orang bule aja jatuh cinta sama Batak dan mau nyanyiin lagu daerah orang lain," tambahnya.

Album tersebut berisikan sembilan lagu daerah Batak. Untuk distribusi internasional, album itu akan dipasarkan lewat label BSC Music, perusahaan rekaman yang berdomisili di Munich, Jerman.

sumber

Bahasa Batak Kan susah Banget jadinya Gimana tuh lagu, jadi penasaran ?

kemejabolong 08 Jan, 2012

No comments:

Post a Comment