Tuesday, January 10, 2012

Megawati Pusing Ikuti Isu BBM

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
[imagetag]
Quote:

VIVAnews - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengakui bahwa masalah Bahan Bakar Minyak atau BBM cukup menguras tenaga dan pikiran. Pemerintah rencanana akan membatasi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada April mendatang.

"Saya sampai pusing mengikutinya," kata Megawati Soekarnoputri di kantor pusat PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa 10 Januari 2012.

Menurut Megawati, dari pengalamannya sebagai Presiden RI, realita kebijakan BBM memang sulit diputuskan. Pada kenyataannya, tidak ada jalan lain yang terbaik untuk mencari solusi kebijakan BBM.

PDI Perjuangan tidak tegas menyatakan mendukung atau menolak kebijakan pemerintah yang akan membatasi pemakaian BBM untuk kendaraan pribadi pada April nanti. "Tapi PDIP memang menolak kenaikan BBM," kata Megawati. "Realita memang lain dengan kenyataan lain. Ke depan musti lihat masalah internasional."

Mulai April mendatang, pemerintah berencana untuk menerapkan program pembatasan BBM untuk wilayah Jawa dan Bali terlebih dahulu. Menurut Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Widjajono Partowidagdo, sosialisasi program akan dimulai pada pekan depan.

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik. "Sosialisasi melalui media sangat powerful," ujarnya saat ditemui di Warung Daun, Jakarta, Sabtu lalu.

Masyarakat diminta untuk mendukung program pembatasan ini. Sebab, hasil minyak bumi Indonesia menjadi tidak produktif karena program subsidi itu. "Uang Rp200 triliun tidak sampai ke masyarakat, cuma habis untuk subsidi. Padahal penghasilan minyak kita Rp300 triliun," tuturnya. (adi)

http://bisnis.vivanews.com/news/read...-ikuti-isu-bbm
kasih solusi nya dong bu supaya bbm nggak naek

echohuhuy1 11 Jan, 2012

No comments:

Post a Comment