Friday, January 6, 2012

Hukuman Mati Bagi Penjahat Di Saudi Naik,PBB Protes

PBB Khawatirkan Melonjaknya Hukuman Mati di Arab Saudi
Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 07/01/2012 11:44 WIB

Riyadh - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) prihatin akan melonjaknya pelaksanaan hukuman mati di Arab Saudi selama tahun 2011. Apalagi peningkatan tersebut sangat mencolok. PBB juga mengkhawatirkan maraknya penyiksaan di penjara-penjara untuk mendapatkan pengakuan dari para tersangka kejahatan.

"Kami khawatir dengan peningkatan signifikan dalam penggunaan hukuman mati di Arab Saudi pada 2011," kata juru bicara Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Rupert Colville dalam konferensi pers seperti dilansir Press TV, Sabtu (7/1/2012).

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah proses persidangan kerap kali dilaporkan jauh dari standar persidangan internasional yang adil, dan penggunaan penyiksaan sebagai cara mendapatkan pengakuan tampaknya merajalela," cetus Colville.

Colville pun meminta pejabat-pejabat Saudi untuk menghentikan maraknya penggunaan penyiksaan dan hukuman mati di negeri itu.

"Sebagai anggota Konvensi melawan Penyiksaan, Arab Saudi terikat pada larangan mutlak atas pengunaan penyiksaan dan hukuman atau perlakuan lainnya yang keji, tidak manusiawi atau merendahkan," tegas Colville.

Menurut organisasi HAM Amnesty International, 78 narapidana dilaporkan dihukum mati di Saudi pada 2011. Angka ini melonjak hampir tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Pemerkosaan, pembunuhan, perampokan bersenjata, kemurtadan dan peredaran narkoba merupakan contoh-contoh kejahatan yang bisa dikenai hukuman mati di kerajaan tersebut.


(ita/ita)

Sumber

Negara yang menghukum mati PENJAHAT dianggap melanggar HAM onyet.
Israeil yang 'MENGHUKUM MATI' warga sipil Palestine dengan peluru,siksaan dan rudal
TIDAK MELANGGAR HAM
TANYA KENAPA??? :capedes:marah:nohope :batabig

alhafizh2010 07 Jan, 2012

No comments:

Post a Comment