Tuesday, January 10, 2012

Dilantik Bareng Rano Karno, Atut Ubah Penampilan, gak pakai Jilbab Lagi

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Dilantik Bareng Rano Karno, Atut Ubah Penampilan
Jakarta - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2012-2017 terpilih, Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno dilantik DPRD Banten. Dalam pelantikan itu, Ratu Atut mengubah penampilannya. Kali ini, dia terlihat tak memakai jilbab.

Pantauan detikcom dari siaran TVRI, pelantikan itu digelar di Gedung DPRD Provinsi Banten, Rabu (11/1/2012), pelantikan itu banyak dihadiri pejabat seperti Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Ketua DPP PDIP yang juga putri ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani yang duduk di bagian kursi paling depan, dan Sekjen DPP Golkar Idrus Marham.

Acara pelantikan itu dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Banten A'eng Haeruddin. A'eng duduk di meja panel di bagian panggung Gedung DPRD didampingi Mendagri Gamawan Fauzi. Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan dilantik juga duduk bersebelahan dengan Ketua DPRD dan Mendagri.

Hingga pukul 10.55 WIB saat berita ini ditulis, Mendagri Gamawan Fauzi sudah mengambil sumpah Ratu Atut dan Rano Karno untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2012-2017.

Ratu Atut dan Rano Karno mengenakan seragam putih seperti halnya seragam kepala daerah dilengkapi dengan berbagai lencana kepangkatan. Dalam tayangan yang disiarkan, Ratu Atut tampak tidak mengenakan jilbab seperti yang sehari-hari dikenakannya. Rambutnya digelung cepol dengan rapi dengan telinga yang terlihat dihiasi anting yang cantik. Mimik wajahnya terlihat sumringah.

KPUD Banten telah mengumumkan pada Oktober 2011 lalu, pasangan Ratu Atut-Rano Karno dinyatakan menang dan meraih 2.136.035 suara atau 61 persen. Suara Atut-Rano ini mengungguli dua pasangan lainnya yakni, pasanan nomor dua, Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapatkan 1.674.957 suara atau 38,39 persen. Juga melampaui pasangan nomor tiga, Jajuli-Makmun Muzaki yang memperoleh 491.432 suara atau 11,40 persen. Total suara keseluruhan, 4.302.424, dari 7,1 juta pemilih.

Namun Atut-Rano tak mulus begitu saja menjadi pemimpin provinsi Banten. 3 Pasangan yang kalah menggugat hasil Pemilukada Banten ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti diketahui, ada 3 pihak yang menggugat kemenangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno. Mereka adalah para calon yang kalah, yakni pasangan Wahidin Hali-Irna Narulita dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki.

Calon yang sempat maju namun tak lolos verifikasi Dwi Jatmiko-Tjejep Mulyadinata juga ikut melakukan gugatan. Seluruh gugatan 3 orang itu ditolak oleh MK pada Selasa (22/11/2011) lalu.

http://www.detiknews.com/read/2012/0...lan?n991102605

beuh, si Ibu dah males pake Jilbab kali neh

painem008 11 Jan, 2012

No comments:

Post a Comment